Lembaga Kepolisian Republik Indonesia kembali tercoreng dengan tindakan 4 oknum polisiĀ  yang memaksa seorang mahasiswi untuk bugil dan merekamnya melalui handphone mereka.

Ini terjadi di Makasar , berdasarkan berita yang saya baca dan acara kriminal yang saya tonton , 4 oknum polisi melakukan razia mesum dan akhirnya menemukan 2 pasangan sejoli yang sedang di mabuk asmara.

Tapi bukannya membawa mereka ke pos polisi setempat untuk diproses lebih lanjut malahan 4 oknum polisi ini memaksa si cewek atau mahasiswi tersebut untuk telanjang bulat - bulat. Yang lebih parah lagi adegan tersebut diabadikan melalui video yang kemungkinan direkam lewat handphone salah satu atau salah empat dari oknum polisi tersebut.

Tidak sampai di situ, mereka pun diperas untuk membayar uang Rp. 500.000 setiap bulan (ini kalau saya tidak salah dengar dari acara sergap RCTI) jika tidak mau rekaman tersebut tersebar kemana - mana. Kenyataannya rekaman tersebut akhirnya tersebar kemana - mana, si mahasiswi dilaporkan malu dan shock dengan rekaman tersebut.

Kasus ini sedang diusut apakah memang dari pihak oknum polisi atau orang - orang yang hanya mengaku polisi. Pihak kepolisian berjanji akan memberikan konfirmasi akan kasus ini ke wartawan tentang perkembangannya.

Polisi juga manusia layaknya kita semuanya, ada yang baik ada yang jahat. Semoga hal - hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa - masa yang akan datang.

Gambar diambil langsung dari : http://www.vistaku.com/video/2972.html

Posting Yang Berhubungan

Tags: , , , , , , , , , , , ,



RSS feed | Trackback URI

2 Comments »

Comment by hariruwanci
2009-06-21 21:07:30

waduh…. polisi….polisi…..

Comment by Andri Irawan
2009-06-21 21:35:30

tapi oknumnya pak.. nanti dikirain semua polisi lagi..

 
 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post